Friday, 1 December 2017

Baby Boomers, X, Y-Millennial, Z! Kamu Yang Mana?


Baby Boomers, X, Millennial, Z, whoaaa sudah pernah mendengar atau mengetahui hal tersebut? Kalau belum let me tell you more!

Akhir-akhir ini mungkin kita sering mendengar kata-kata generasi X, Millennial, Z, Baby Boomers disuarakan di berbagai media social, sebenarnya apa sih artinya? Sebutan itu adalah pengelompokan generasi selama 100 tahun terakhir ini berdasarkan tahun kelahirannya. Berikut pengelompokan generasi tersebut berdasarkan tahun kelahirannya:

Generasi Baby Boomers - 1946 s/d 1960

Generasi X - 1961 s/d 1980

Generasi Millenial - 1981 s/d 2000

Generasi Z - 2000 s/d sekarang


Masing-masing dari generasi ini tentunya punya nilai, karakter dan sikap yang berbeda-beda saat berada di dalam suatu lingkungan dan kondisi. Mitos atau fakta ya? Yuk, coba kamu simak, kamu termasuk golongan yang mana dan bener nggak sih karaktermu seperti ini?

1. Baby Boomers


Generasi ini mungkin merupakan generasi Mama dan Papa kamu, gengs. Generasi ini terlahir pada masa-masa dimana berbagai perang baru saja berakhir sehingga Negara-negara sedang sibuk-sibuknya melakukan penataan ulang kehidupan. Kemudian, perekonomian dan pertumbuhan penduduk sedang meningkat. Mereka dikenal sebagai generasi pekerja keras dan idealis. Mereka juga hidup mandiri. Namun, mereka juga dikenal kurang adaptif bila berada di lingkungan baru.

Mereka juga cenderung terkenal gaptek, karena sudah mulai sulit untuk mempelajari teknologi baru. Kalau ada generasi Baby Boomers yang sekarang ini sangat update teknologi, patut diancungi jempol! Kamu pasti pernah mengalami atau mendengar cerita dari temanmu tentang orang tuanya yang kadang teriak-teriak memanggil hanya untuk “Kak, ini kok hp Mama begini sih?”

Dan, tahu nggak? Diisebut sebagai generasi “Baby Boomers” karena pada masa tersebut para pasangan sangat berani untuk mempunyai keturunan yang banyak imbas dari Perang Dunia II yang menewaskan banyak orang. Mungkin takut manusia punah kali, ya? 


2. Generasi X



Nah, kalau kamu lahir di antara tahun 1961 – 1980, kamu termasuk generasi ini! Pada zaman ini sudah mulai dikembangkan berebagai teknologi seperti computer, video games, TV kabel, dan juga internet. Namun mungkin penggunaannya belum terlalu popular dan masih termasuk barang mewah.

Mereka yang termasuk generasi X dikenal sebagai seseorang yang jago memecahkan sebuah permasalahan, skeptic, efisien waktu, dan mementingkan kesimbangan. Mereka juga dikenal sebagai generasi yang mendapatkan pengawasan dari orang tua paling rendah karena pada zaman ini tingkat perceraian sangat tinggi, dan para orang tua sangat sibuk sehingga mereka seringkali ditinggal sendirian.

Motto mereka, mereka bekerja untuk hidup, bukan hidup untuk bekerja, sehingga setiap bagian dari kehidupan mereka cenderung seimbang dan tidak timbpang sebelah. Kritik dan saran merupakan hal yang dicari dan dinanti oleh generasi X dalam bekerja. Oleh karena itulah mereka terkenal dengan generasi yang bekerja pintar.



3. Generasi Millennial



Ini dia nih, generasi paling sering dibahas kayanya? Di zamannya generasi Millennial ini, teknologi sudah berkembang pesat. Komputer bukan lagi barang yang sulit ditemukan, videogames, gadget, smartphones dan berbagai teknologi berbasis internet lainnya. Makin muda, nama para generasi pun berubah, kalau dulu nama generasi Baby Boomers dan Generasi X hanya terdiri dari 1 atau 2 kata yang cenderung berulang seperti “Nining Yuningsih” sekarang, nama para generasi Millenials makin panjang dan cenderung kebarat-baratan seperti ‘’Lazia Denef’’, ‘’Angela Christalia’’ dan lain-lain.

Tetapi masa kecil mereka masih diwarnai dengan berbagai macam permainan tradisional seperti petak umpet, benteng, congklak ataupun loncat tinggi. Mereka juga dikenal sebagai generasi yang penuh antusiasme. Mereka dikenal cikal bakal wirausahawan yang hebat dan sukses.

Sebagai generasi yang berkembang di era teknlogi, tidak heran mereka menguasai teknologi lebih baik dari generasi sebelumnya. Namun, hal ini juga menyebabkan mereka dianggap terlalu bergantung dengan teknologi tersebut.

Di lingkungan pekerjaan, mereka memiliki pola fikir yang berbeda dengan generasi X. Mereka cenderung lebih fleksibel, luwes, dan santai. Tidak melulu mengejar materi, mereka juga mengutamakan kebersamaan, solidaritas, kebahagiaan bersama dan yang paling penting keberadaan mereka dihargai secara sosial oleh lingkungannya. Namun, sisi negatifnya mereka terkadang cenderung malas dan tidak produktif.



4. Generasi Z



Yang terakhir, generasi paling muda, yaitu generasi Z! Mereka yang terlahir di tahun 2000 sampai sekarang ini dikenal sebagai karakter yang lebih tidak focus dari generasi Millennial, namun mereka lebih serba bisa. Mereka lebih individual, lebih global, berfikiran terbuka, cepat terjun ke lingkungan kerja dan lebih fasih teknologi dibanding generasi Millennial tentunya. Bahkan ada yang menyebut bahwa kelahiran dari generasi Z ini merupakan kematian untuk media cetak karena pada zaman ini teknologi semakin berkembang pesat. Semua dapat dilakukan dari gadget yang berada di tangan kita.

“Generasi Z adalah generasi paling berpengaruh, unik, dan beragam dari yang pernah ada,” kata Blakley dalam wawancaranya dengan Forbes.

Kemudian, generasi Z lebih akan mengandalkan koneksi atau orang terdekat bahkan orang tua mereka sendiri dalam mencari pekerjaan nantinya. Dengan kata lain, bisa dikatakan bahwa mereka adalah generasi yang cenderung mengikuti saran yang diarahkan oleh kedua orangtuanya dalam urusan pekerjaan. Anak yang penurut ya?

Mereka juga dikenal sebagai generasi yang dapat mengerjakan banyak hal dalam satu waktu alias multitasking. Dan mereka lebih menyukai metode belajar yang melakuka praktek langsung dibanding duduk di kursi mendengarkan penjelasan gurunya saja.

Generasi Z ini juga mempunya toleransi dan percaya diri yang tinggi, suka menjadi pusat perhatian, penuh keinginan dan cendereung keras kepala. Mereka sangat bergantung pada teknologi. Social Media? Salah satu hal yang tidak bisa mereka tinggalkan karena mereka mementingkan popularitas(jumlah followers, jumlah like(s)).

Dan terakhir, mereka merealisasikan hobinya sebagai pekerjaan. Selama mereka bersenang-senang, maka mereka akan baik-baik saja dalam pekerjaan yang mereka kerjakan.



Nah,, termasuk generasi apakah kamu? Dan bener nggak sih beberapa karakter, kebiasaan dan sifat yang dijabarkan di atas? Namun, terlepas dari benar atau tidaknya, karakter dari tiap individu dapat diperbaharui tanpa memandang kamu dari generasi mana. Kita dapat selalu mengarahkan diri kita untuk memiliki karakter yang lebih baik setiap harinya. Sehingga ini bukan lagi mengenai “generasi manakah kamu?” namun “generasi manakah yang kamu inginkan dan terbaik untuk dirimu?”.

No comments:

Post a Comment

Cheers! - LAZIA DENEF