1.
Unilever
Unilever Indonesia merupakan anak perusahaan dari Unilever.
Pertama kali berdiri pada 5 Desember 1933 sebagai Lever Zeepfabrieken N.V. di
Rotterdam, Belanda. Pada 30 Juni 1997namanya berganti menjadi PT Unilever
Indonesia. Perusahaan ini bergerak di bidang produksi barang konsumen. Berbagai
kebutuhan utama seperti perlengkapan mandi, makanan dan minuman menjadi barang
produksinya. Anda pasti mengetahui merek terkenal dari produksi Unilever
Indonesia. Sebut saja Sunsilk, Clear, Dove, Rinso dan Bango. Hingga kini
terdapat lebih adri 1.000 distributor yang dimiliki oleh Unilever Indonesia di
seluruh Indonesia.
·
Bidang Bisnis
Perusahaan bergerak dalam bidang produksi sabun, deterjen, margarin,
minyak sayur dan makanan yang terbuat dari susu, es krim, makanan dan minuman
dari teh dan produk-produk kosmetik.
·
Wilayah Bisnis
Seluruh Indonesia dan beberapa Negara
lain di dunia.
·
Omzet /tahun
36.5 Triliun
2.
Indofood
PT. Indofood
Sukses Makmur Tbk. dan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.
merupakan produsen berbagai jenis makanan dan minuman yang bermarkas
di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini
didirikan pada tanggal 14 Agustus 1990 oleh Sudono Salim dengan
nama PT. Panganjaya Intikusuma yang pada tanggal 5 Februari 1994 menjadi Indofood Sukses Makmur.
Perusahaan ini mengekspor bahan makanannya hingga Australia, Asia, dan Eropa.
Dalam beberapa
dekade ini Indofood telah bertransformasi menjadi
sebuah perusahaan total food solutions dengan kegiatan operasional
yang mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan, mulai dari produksi dan
pengolahan bahan baku hingga menjadi produk akhir yang tersedia di rak para
pedagang eceran.
·
Bidang Bisnis
Perusahaan bergerak dalam bidang produksi berbagai jenis
makanan dan minuman
·
Wilayah Bisnis
Seluruh Indonesia dan ekspor ke
beberapa Negara bagian di Australia, Asia, dan Eropa.
·
Omzet /tahun
32 Triliun
3.
Pertamina
Pertamina (dahulu bernama Perusahaan
Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara) atau nama resminya PT. PERTAMINA
(Persero) adalah sebuah BUMN yang
bertugas mengelola penambangan minyak dan gas bumi di Indonesia. Pertamina masuk
urutan ke 122 dalam Fortune
Global 500 pada tahun 2013.
Pertamina pernah mempunyai monopoli
pendirian SPBU di Indonesia, namun monopoli
tersebut telah dihapuskan pemerintah pada tahun 2001. Perusahaan ini juga mengoperasikan
7 kilang
minyak dengan kapasitas total 1.051,7 MBSD, pabrik petrokimia
dengan kapasitas total 1.507.950 ton per tahun dan pabrik LPG dengan kapasitas total 102,3 juta ton per
tahun.[5]
Kegiatan Pertamina dalam
menyelenggarakan usaha di bidang energi dan petrokimia, terbagi ke
dalam sektor Hulu dan Hilir, serta ditunjang oleh kegiatan anak-anak perusahaan
dan perusahaan patungan.
· Bidang Bisnis
· Wilayah Bisnis
Seluruh Indonesia
· Omzet /tahun
40 Triliun
No comments:
Post a Comment