Thursday, 26 May 2016

Untuk, kamu.

Teruntuk kamu,

Aku tidak akan menulis sesuatu yang akan membuatmu terusik jikalau kamu nantinya menemukan tulisan ini, ntah bagaimana caranya.

Sayang, bahagiakah kamu?

Tidak. Kamu tidak perlu terburu-buru menjawab.

Aku harap kamu akan menjawab "iya", karena jika tidak, lelahku meminta pada Tuhan akan terasa tidak berguna.

Dari aku,

Yang selalu mendoakanmu dalam sujudku.

No comments:

Post a Comment

Cheers! - LAZIA DENEF