Pendahuluan
Latar Belakang
Sebagian besar
mata kuliah yang diajarkan kepada mahasiswa dari perguruan tinggi merupakan
materi-materi yang mengarah pada suatu ilmu dan skill. Mahasiswa yang mengambil
jurusan keilmuan akan mengkaji hal-hal yang bersifat teoritis sedangkan
mahasiswa teknik dibina untuk mengembangkan skill sesuai program studi.
Penyempitan materi yang diajarkan memang sesuai untuk menciptakan tenaga-tenaga
spesialis. Namun bila semua yang diajarkan terlalu terfokus pada suatu kajian,
mahasiswa akan mempunyai pandangan yang sempit terhadap ruang lingkup
pekerjaannya.
Setelah terjun ke
dunia kerja, bukan sekedar ilmu dan skill yang harus diterapkan, namun budaya
sekitar perlu untuk diperhatikan agar hubungan kerja dari perbedaan bidang
pekerjaan dapat terjalin dengan baik. Disinilah kegunaan Ilmu Budaya Dasar
sebagai bekal untuk kelancaran berkomunikasi.
Tujuan:
1. Mahasiswa memiliki pengetahuan yang luas tentang kebudayaan
Indonesia.
2. Mahasiswa memahami dasar - dasar mengenai budaya Indonesia.
Pembahasan
Ilmu Budaya Dasar sebagai Bagian dari mata kuliah Umum
Menempatkan Ilmu Budaya dasar sebagai mata kuliah dasar umum
(MKDU) mempunyai tujuan untuk menghasilkan warga sarjana yang berkualifikasi
sebagai berikut:
1. Berjiwa
Pancasila sehingga segala keputusan serta tindakannya mencerminkan pengalaman
nilai-nilai pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi, yang
mendahuluka kepentingan nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia.
2. Takwa terhadap
Tuhan Yang Maha Esa, bersikap dan bertindak sesuai dengan ajaran agamanya, dan
memiliki tenggang rasa terhadapa pemeluk agama lain.
3. Memiliki
wawasan komprehensif dan pendekatan integral di dalam menyikapi permasalahan
kehidupan baik social, ekonomi, politik, kebudayaan maupun pertahanan keamanan.
4. Memiliki
wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat dan secara
bersama-sama mampu berperan serta meningkatkan kualitasnya, maupun lingkungan
alamiahn dan secara bersama-sama berperan serta didalam pelestariannya.
Jadi pendidikan
umum yang menitik beratkan pada usaha untuk mengembangkan kepribadian
mahasiswa, pada dasarnya berbeda dengan mata kuliah-mata kuliah bantu yang
bertujuan untuk menopang keahlian mahasiswa dalam disiplin ilmunya.demikian
pula berbeda dengan pendidikan keahlian yang bertujuan untuk mengembangkan
keahlian mahasiswa dalam bidang atau disiplin ilmunya.
Pengertian Ilmu Budaya Dasar
Istilah Ilmu Budaya Dasar merupakan pengganti istilah Basic
Humanitiesm yang berasal dari bahasa inggris “The humanities” yang berarti
manusia, berbudaya dan halus. Maksud dari kata tersebut bila kita
mempelajarinya diharapkan kita dapat menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya
dan lebih halus. Dengan demikian the humanities berkaitan dengan nilai-nilai
yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya.
Ilmu
Budaya Dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya. Hal ini
sesuai oleh pendapat Prof.Dr.Harsya bachtiar yang mengemukakan bahwa
ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu:
1. Ilmu-ilmu Alamiah
(natural science)
Ilmu-ilmu alamiah
bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta.
Untuk mengkaji hal ini menggunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan
menentukan hokum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat
analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis itu kemudian
digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitiannya
100% benar dan 100% salah. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah antara lain
astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran dan mekanika.
2. Ilmu-ilmu Sosial
(social science)
Ilmu-ilmu social bertujuan
untuk mengkaji keteraturan-keteratuarn yang terdapat dalam hubungan antar
manusia. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmuah sebagai pinjaman dari
ilmu-ilmu ilmiah. Tetapi hasil penelitiannya tidak mungkin 100% benar, hanya
mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteratuan dalam hubungan antar manusia itu
tidak dapat berubah dari saat ke saat. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu social
anatara lain ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, psikologi,
antropologi social, sosiologi hokum, dsb.
3. Pengetahuan Budaya
(the humanities)
Pengetahuan budaya bertujuan untuk
memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusia. Untuk
mengkaji hal itu digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan
penyataan-pernyataan yang bersifat unik , kemudian diberi arti.
Peristiwa-peristiwa dan penyataan itu pada umumnya terdapat dalam
tulisan-tulisan. Metode ini tidak ada sangkut pautnya dengan metode ilmiah,
hanya mungkin ada pengaruh dari metode ilmiah
Dari pengertian
di atas, dapat dikatakan Ilmu Budaya Dasar dasar berbeda dengan
Pengetahuan. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Inggris disebut Basic Humanities.
Pengetahuan budaya dalam bahasa inggris disebut dengan The humanities.
Pengetahuan Budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai makhluk
berbudaya (homo humanus), sedangkan Ilmu Budaya Dasar bukan ilmu tentang bdaya,
melainkan mengenai pengethuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep
yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusa dan budaya.
Tujuan Ilmu Budaya Dasar
Sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa
dengan cara meperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya tehadap
nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitanya, maupun
dirinya sendiri.
Untuk menjangkau tujuan tersebut Ilmu Budaya Dasar diharapkan
dapat:
1. Memberikan kesempatan
kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan
dan budaya serta mengembangkan daya
kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
2. Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa
dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing, tidak jauh ke dalam
sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat. Usaha ini terjadi
karena ruang lingkup pendidikan kita amat sempit dan condong membuat manusia
spesialis yang berpandangan kuarang luas.
Ruang Lingkup Ilmu Budaya
Dasar
Terdapat dua masalah pokok yang menjadi cakupan ruang lingkup:
1. Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan
masalah manusia dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan
budaya (The Humanities), baik dari segi masing-massing keahlian (disiplin0
didlaam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar budaya) berbagai
disiplin dalam pengetahuan budaya.
2. Hakekat manusia yang universal, akan tetapi yang beraneka
ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat. Dalam
menlihat dan menghadapi lingkungan alam, social dan budaya, manusia tidak hanya
mewujudkan kesamaan-kesamaan, akan tetapi juga ketidak seragaman yang
diungkapkan secara tidak seragam, sebagaimana, yang terlihat ekspresinya dalam
berbagai bentuk dan corak ungkapan, pikiran, dan perasaaan, tingkah laku, dan
hasil kelakuan mereka.
Menilik kedua masalah pokok yang bisa dikaji dalam mata kuliah
Ilmu Budaya Dasar tersebut di atas, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati
posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak sebagai subyek akan tetapi
sebagai obyek pengkajian. bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesama
manusia, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan
manusia dengan Tuhan menjadi tema sentral dalam Ilmu Budaya Dasar.
Pokok bahasan
yang akan dikembangkan adalah:
- Manusia dan cinta
kasih
- Manusia dan
keindahan
- Manusia dan
pernderitaan
- Manusia dan
keadilan
- Manusia dan
pandangan hidup
- Manusia dan
tanggung jawab serta pengabdian
- Manusia dan
kegelisahan
- Manusia dan
harapan
Kedelapan pokok
bahasan itu termasuk dalam karya-karya yang tercakup dalam pengetahuan budaya.
Daftar Pustaka
Nugroho, Widyo dkk (1996). MKDU : Ilmu Budaya Dasar, Gunadarma
No comments:
Post a Comment